Analisis Peran Dukungan Sosial dalam Mengatasi Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Kajian Literatur
Keywords:
Dukungan sosial, quarter life crisis, mahasiswa tingkat akhirAbstract
Quarter life crisis merupakan fenomena psikologis yang banyak dialami individu pada masa dewasa awal, terutama mahasiswa tingkat akhir. Kondisi ini ditandai dengan munculnya perasaan bingung, cemas, tidak yakin, tertekan, dan takut terhadap masa depan. Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami quarter life crisis karena menghadapi berbagai tekanan seperti tuntutan menyelesaikan skripsi, lulus tepat waktu, mencari pekerjaan, memenuhi harapan keluarga, serta membandingkan diri dengan teman sebaya. Salah satu faktor yang dinilai dapat membantu mengurangi quarter life crisis adalah dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sosial dalam menurunkan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir melalui pendekatan kajian literatur. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional yang terbit pada tahun 2016–2026 melalui Google Scholar, Sinta, Garuda, dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, pasangan, dan dosen berperan signifikan dalam menurunkan tingkat quarter life crisis mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki dukungan sosial tinggi cenderung mempunyai kepercayaan diri, regulasi emosi, resiliensi, dan optimisme yang lebih baik terhadap masa depan. Dengan demikian, dukungan sosial menjadi salah satu faktor eksternal penting dalam membantu mahasiswa tingkat akhir menghadapi quarter life crisis.
References
Aisyah, A., Fahmi, A., & Anuar, A. Bin. (2023). Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Pengaruh Bimbingan Karier Berbantuan Aplikasi BK ALMaS Terhadap Quarter Life Crisis Mahasiswa Tingkat Akhir. 9, 33–40.
Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55(5), 469–480.
Asrar, A. M., & Taufani, T. (2022). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Quarter-Life Crisis Pada Dewasa Awal. JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health, 3(1), 1–11.
Dhiya, F., Rizqi, N., & Ediati, A. (2020). Menghadapi Dunia Kerja Pada Mahasiswa Semester. Jurnal EMPATI, 8(Nomor 4), 71–76.
Edward P. Sarafino, T. W. S. (n.d.). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions.
Ermita, R., Rifani, R., & Hamid, H. (2024). Hubungan Religiusitas dan Dukungan Sosial terhadap Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Negeri Makassar The Relationship of Religiosity and Social Support to Quarter Life Crisis in Final Year Students at Makassar State University. 9(2), 89–100.
Hafarinto, B., Rahmayati, S., Laurensia, S., Faulin, D., Alrefi, A., & Minarsi, M. (2024). Pemahaman Terhadap Quarter Life Crisis Yang Terjadi Dimasa Perkembangan Dewasa Awal: Suatu Kajian Literatur. Journal of Society Counseling, 2(1), 1–13.
Jannah, N. A. I., & Ariyanto, M. S. (2025). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Quarter Life Crisis Pada Generasi-Z. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(1), 449–460.
Justin Muhammad Vijay, P. (2024). PERAN RELIGIUSITAS DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA. 2–10.
Lakey, B., & Cohen, S. (2015). Social Support Theory and Measurement. In Social Support Measurement and Intervention (29–52).
Nuramalia, N., & Jamain, R. R. (2023). Analisis Regresi Linear : Pengaruh Loneliness terhadap Quarter life crisis pada Mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. 0738(3), 659–669.
Oktaviana, D. A., & Wardani, I. Y. (2023). Dukungan Sosial Berhubungan Dengan Tingkat Stres
Pekerja Pada Masa Quarter Life Crisis. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 7(2), 62.
Prameswari, C. P., Dewi, D., Aidillah, E., & Isyanawulan, G. (2025). Tindakan Refleksif Mahasiswa Tingkat Akhir dalam Menghadapi Quarter Life Crisis. 11(1), 35–48.
Putri, D. I. R., & Hafnidar, R. J. (2023). Gambaran Quarter-Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Psikologi Universitas Malikussaleh. 1(2), 324–341.
Riyanto, Muhammad Ardell Taqi, N. W. A., & Anggraini, A. (2024). Hubungan Dukungan Sosial dengan Kecemasan Mahasiswa Tingkat Akhir di Jakarta Mengenai Pekerjaan Masa Depa. 17(2), 169–183.
Robbins, A. and A. W. (2001). Quarterlife Crisis: The Unique Challenges of Life in Your Twenties.
Safitri, D., Yarmi, G., Ferdi, Z. E., Putra, F., Sakmal, J., Marini, A., Dewiyani, L., Julia, V., Saputro, R. H., Muharrani, N. P., & Marfu, A. (2026). Education sustainability in digital project based learning the role of creative intelligence on innovative abilities with a dual approach using PLS SEM and Pareto analysis.
Sandaputri, Y. T., & Mariyati, L. I. (2024). Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Self efficacy Dengan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa di Usia Dewasa. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(1), 416–426.
Setiagils, A., Abdul Rozak, & Neng Sri Nuraeni. (2024). Peran Lingkungan Sosial dalam Mengatasi Fenomena Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Generasi Z di Perguruan Tinggi. Muqoddima: Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 5(2), 43–60.
Sujarwo, Desy Safitri, N. I. (2022). DEVELOPING 21st CENTURY SKILLS: Critical Thinking Skills in Case-Based Learning in Social Studies. 6(2), 14–23.
Syachri, A. A., Handoko, H., Pratama, I. S., & Ramadon, Z. (2022). Hubungan Konformitas Peer Group dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Saskara: Indonesian Journal of Society Studies, 2(2), 63–77.
Widaad, E. R., Setiyowati, A. J., & Rahman, D. H. (2023). Hubungan Dukungan Sosial dan Regulasi Emosi dengan Quarter Life Crisis Mahasiswa ( Relationship between Social Support and Emotion Regulation with Student Quarter Life Crisis ). 3(3), 203–216.
Wijaya, F. A., & Virlia, S. (2024). Peran Self-Esteem dan Dukungan Sosial Terhadap Career Decision Making-Self Efficacy pada Mahasiswai. 9623, 518–529.
Wijayanti, N. L. G. I., Noviekayati, I., & Rina, A. P. (2022). Kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir: Bagaimana peran orientasi masa depan ? Sukma: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(2), 132–142.
Zein, A. U., Yuliadi, I., Subandono, J., & Septiawan, D. (2023). Self-disclosure ( Keterbukaan Diri ) dan Quarter-life Crisis ( Krisis Seperempat Abad ) Mahasiswa Psikologi. 2(1), 18–25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riskika Putri Zulkarnaen, Sujarwo, Desy Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










