Bahasa dan Istilah Budaya Jawa dalam Merepresentasikan Perempuan: Implikasi Terhadap Kesetaraan Gender
Keywords:
Bahasa dan Budaya Jawa, Merepresentasikan Perempuan, Kesetaraan GenderAbstract
Bahasa dan istilah budaya memiliki korelasi yang kuat dalam membentuk pandangan masyarakat terhadap peran laki-laki dan perempuan. Dalam budaya Jawa, ada berbagai istilah dan sebutan untuk perempuan yang tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, tetapi juga mengandung nilai, norma, serta konstruksi sosial tertentu. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi istilah-istilah yang digunakan untuk perempuan dalam budaya Jawa beserta makna yang terkandung di dalamnya, menganalisis pengaruh budaya patriarki terhadap representasi perempuan dalam bahasa Jawa, serta mengetahui dampak konstruksi sosial yang muncul dari penggunaan istilah-istilah tersebut. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan analisis budaya. Hasil penulisan menunjukkan bahwa beberapa istilah dalam budaya Jawa merepresentasikan perempuan sebagai sosok yang lembut, patuh, dan berperan dalam ranah domestik. Representasi tersebut dipengaruhi oleh budaya patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai pihak yang lebih dominan dalam kehidupan sosial. Selain itu, penggunaan istilah-istilah tertentu juga membentuk pandangan masyarakat mengenai posisi dan peran perempuan, sehingga memunculkan stereotip gender dan ketimpangan sosial. Dengan demikian, bahasa dapat dipahami sebagai media yang merefleksikan sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya dalam masyarakat.
References
Anriani, Titi, dan Khoiruddin Nasution. Adaptasi Mahasiswa Perantau di Kota Yogyakarta: Perspektif Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger. Huma: Jurnal Sosiologi, Vol. 3, No. 2, 2024.
Fitria, Olivia, H., & Nurvarindra, M. A. (2022). Peran istri di pandang dari 3M dalam budaya patriarki suku Jawa. Jurnal Equalita, 4(2), 168–175.
Mulyani, Tri. Kajian Sosiologis mengenai Perubahan Paradigma dalam Budaya Patriarki untuk Mencapai Keadilan Gender.
Nafisah, Sayyidah. 2016. “Konsep Gender terhadap Peran Perempuan dalam Budaya Jawa.” Makalah, Sekolah Tinggi Agama Islam Al Anwar Sarang Rembang.
Nuryantiningsih, F., & Pandanwangi, W. D. (2017). Budaya patriarki dalam prosesi adat pernikahan di Jawa (Dalam perspektif gender). Dalam Prosiding PIBSI XXXIX (hlm. 986–998). Semarang.
Raikhan. (2023). Nilai-nilai pendidikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam tradisi Jawa. Equality: Journal of Gender, Child and Humanity, 1(2), 72–84.
Setyawan, B. W., & Teguh. (2024). Simbolisasi dan representasi budaya patriarki dalam manuskrip Jawa: Tinjauan semiotika Charles Sanders Pierce. [Jurnal belum tercantum pada potongan file], 29(2), 130–143.
Sulaiman, Aimie. Memahami Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger. Jurnal Society, Vol. VI, No. I, 2016.
Syarifah, H., Humardhiana, A., & Wijayanti, R. I. (2025). Mengurai stereotip perempuan Jawa dalam film Yuni melalui semiotika Roland Barthes. Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 16(1), 69–86.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raifa Meiliza Dwi Harianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










