Telaah Kurangnya Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka dan Implikasinya terhadap Motivasi Belajar Siswa SD

Authors

  • Santa Margaretha Sitanggang Universitas Negeri Medan
  • Erizca Amanda Saragih Universitas Negeri Medan
  • Sella Enzelika Br. Ginting Universitas Negeri Medan
  • Dea Larasati Lubis Universitas Negeri Medan
  • Revalina Angelila Sianipar Universitas Negeri Medan
  • Edizal Hatmi Universitas Negeri Medan

Keywords:

pembelajaran berdiferensiasi, Kurikulum Merdeka, motivasi belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kurangnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka serta implikasinya terhadap motivasi belajar siswa Sekolah Dasar. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 101774 Sampali dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi non-partisipan dan wawancara mendalam kepada wali kelas IV, Desty Pratama Azari, S.Pd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi, penerapannya masih sangat terbatas akibat beban administrasi, keterbatasan waktu, dan tuntutan target kurikulum yang seragam. Kondisi ini berdampak langsung pada rendahnya motivasi belajar siswa, tercermin dari perilaku pasif seperti melamun dan coret-coret buku, hingga perilaku aktif seperti mengobrol dan mengganggu teman. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan motivasi belajar secara signifikan ketika diterapkan secara konsisten dan terencana.

References

Alfath, A., Usman, A., & Utomo, A. P. (2024). Analisis motivasi belajar siswa dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Education Journal: Journal Educational Research and Development, 7(2), 132–140. https://doi.org/10.31537/ej.v7i2.1250

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Handiyani, M., & Muhtar, T. (2022). Mengembangkan motivasi belajar siswa melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi: Sebuah kajian pembelajaran dalam perspektif pedagogik-filosofis. Jurnal Basicedu, 6(4), 5817–5826. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3116

Kemdikbud. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen: Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Nuraini, & Kusaeri. (2025). Systematic literature review: Pengaruh media pembelajaran digital pada pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa di Indonesia. PHI: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 58–69. https://doi.org/10.33087/phi.v9i1.439

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Tomlinson, C. A. (2001). How to Differentiate Instruction in Mixed-Ability Classrooms (2nd ed.). ASCD.

Tomlinson, C. A., & Moon, T. R. (2013). Assessment and Student Success in a Differentiated Classroom. ASCD.

Uno, H. B. (2007). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Bumi Aksara

Downloads

Published

2026-06-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

Telaah Kurangnya Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka dan Implikasinya terhadap Motivasi Belajar Siswa SD. (2026). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(06), 3835-3841. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/7284