Dari Medan Perang ke Media Sosial: Peran Generasi Muda dalam Bela Negara di Era Digital

Authors

  • Bayu Priandhoko Universitas Gadjah Mada
  • Nur Farhan Yafi Setiadi Universitas Gadjah Mada
  • Sulthon Aqil Universitas Gadjah Mada
  • Esqyan Rahman Wahid Universitas Gadjah Mada
  • Haidar Pramudito Universitas Gadjah Mada
  • Dinda Ayesha Mahira Universitas Gadjah Mada

Keywords:

bela negara, disinformasi, literasi digital

Abstract

Bela negara tidak lagi terbatas pada perjuangan fisik dan militer, tetapi juga mencakup tanggung jawab warga negara dalam menjaga persatuan bangsa di ruang digital. Artikel ini membahas peran generasi muda dalam menghadapi hoaks, ujaran kebencian, radikalisme daring, dan disinformasi di media sosial sebagai bentuk ancaman nonmiliter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui telaah jurnal, regulasi, laporan resmi, dan sumber akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai pengguna aktif media sosial yang dapat memperkuat ketahanan nasional melalui literasi digital, sikap kritis, penyebaran informasi yang bertanggung jawab, dan penguatan nilai kebangsaan. Dengan demikian, bela negara di era digital perlu diwujudkan melalui tindakan sederhana sehari-hari, terutama dengan memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya serta menjadikan media sosial sebagai ruang positif untuk memperkuat persatuan.

References

Badan Siber dan Sandi Negara. (2024). Lanskap Keamanan Siber Indonesia 2024. Jakarta: BSSN.

DataReportal. (2024). Digital 2024: Indonesia. DataReportal Global Digital Insights.

Hapsari, L. A., dkk. (2023). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter dan Kesadaran Bela Negara pada Generasi Muda untuk Pembangunan Bangsa. Indigenous Knowledge, 2(4), 269-276.

Hartono, D. (2022). Fenomena Kesadaran Bela Negara di Era Digital dalam Perspektif Ketahanan Nasional. Jurnal Lemhannas RI, 8(1), 14-33.

Karim, A., & Widayati, S. (2024). Membangun Kesadaran Mahasiswa dalam Bela Negara untuk Mewujudkan Ketahanan Nasional.

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2022). Status Literasi Digital Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2024). Laporan Tahunan Kamsiber 2024. Jakarta: Kominfo-CSIRT.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2022). Bela Negara di Era Digital. Jakarta: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Prasetya, H. (2021). Upaya Bela Negara Generasi Z Berbasis Pengembangan Media Sosial. Jurnal Kebangsaan, 1(2), 9.

Puspitasari, S. (2021). Pentingnya Realisasi Bela Negara terhadap Generasi Muda sebagai Bentuk Cinta Tanah Air. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(1), 72-79.

Rahayu, M., Farida, R., & Apriana, A. (2019). Kesadaran Bela Negara pada Mahasiswa. EPIGRAM (e-Journal), 16(2), 175-180.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Saputro, R., & Najicha, F. U. (2022). Penerapan Rasa Bela Negara pada Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 14(2), 207-211.

UNESCO. (2021). Media and Information Literacy Curriculum for Educators and Learners: Think Critically, Click Wisely! Paris: UNESCO Publishing

Downloads

Published

2026-06-05

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dari Medan Perang ke Media Sosial: Peran Generasi Muda dalam Bela Negara di Era Digital. (2026). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(06), 3868-3873. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/7307