Kajian Tipologi dan Semantik Ujaran Kebencian Pengguna Platform X terhadap Pernyataan Penghematan LPG Bahlil Lahadalia
Keywords:
Ujaran Kebencian, Analisis Tipologi, Platform XAbstract
Perkembangan media sosial khususnya platform X telah membuka ruang bagi munculnya berbagai bentuk ujaran kebencian (hate speech) sebagai respons terhadap isu sosial dan politik. Penelitian ini bertujuan menganalisis tipologi ujaran kebencian yang ditujukan kepada Bahlil Lahadalia atas pernyataan kontroversialnya mengenai penghematan penggunaan LPG. Analisis dilakukan melalui perspektif semantik, mencakup pengelompokan leksem berdasarkan kategori referen makian serta analisis makna leksikal dan konotatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi kualitatif (qualitative content analysis). Data bersumber dari komentar pada tiga unggahan populer di platform X yang dikumpulkan pada periode 26–29 Mei 2026 melalui teknik purposive sampling. Sebanyak 450 komentar berbahasa Indonesia yang mengandung indikasi ujaran kebencian dianalisis menggunakan kerangka tipologi referen makian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian warganet terdistribusi ke dalam sembilan ranah referen, dengan dominasi pada ranah keadaan (43,1%), diikuti ranah benda (19,3%), dan profesi (13,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa warganet cenderung menggeser fokus kritik dari substansi kebijakan menjadi serangan terhadap kapasitas intelektual dan kompetensi personal subjek. Analisis makna leksikal dan konotatif memperlihatkan bahwa sebagian besar ujaran mengalami perluasan makna dalam konteks digital, dari makna denotatif menjadi konotatif yang sarat penghinaan, stereotip negatif, dan delegitimasi terhadap figur publik
References
Alrefaee, Y. M. H. A., & Pasaribu, G. R. (2025). Hate Speech on Tiktok: A Forensic Linguistic Study. Journal of Education, 03(01).
Campbell, S., Greenwood, M., Prior, S., Shearer, T., Walkem, K., Young, S., … Walker, K. (2020). Purposive sampling: complex or simple? Research case examples. Journal of Research in Nursing, 25(8). https://doi.org/10.1177/1744987120927206
Erlingsson, C., & Brysiewicz, P. (2017). A hands-on guide to doing content analysis. African Journal of Emergency Medicine, Vol. 7. https://doi.org/10.1016/j.afjem.2017.08.001
Gee, R., Laiya, R. E., & Telaumbanua, T. (2023). An analysis of denotative and connotative meaning selected justin ft kid laroi songs lyric. Research on English Language Education, 4(2). https://doi.org/10.57094/relation.v4i2.682
Hardani, Ustiawaty, J., Andriani, H., Istiqomah, R., Sukmana, D., Fardani, R., … Utami, E. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Pustaka Ilmu.
Juditha, C. (2017). Hatespeech In Online Media: Jakarta On Election 2017-Hatespeech di Media Online: Kasus Pilkada DKI Jakarta 2017. Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Opini Publik.
Nurfani, Maricar, F., & Tawari, R. S. (2022). Bahasa Sampah di Tempat Bukan Sampah (Kajian Sosiolinguistik). Humanitatis: Journal of Language and Literature, 9(1), 153–168. https://doi.org/10.30812/humanitatis.v9i1.2413
Rega, R., Marchetti, R., & Stanziano, A. (2023). Incivility in Online Discussion: An Examination of Impolite and Intolerant Comments. Social Media and Society, 9(2). https://doi.org/10.1177/20563051231180638
Sary, H. N. (2018). Analisis komponen medan makna rumah (kajian semantik). Sirok Bastra, 3(1). https://doi.org/10.37671/sb.v3i1.49
Suhendra, D. U., Jondri, J., & Indwiarti, I. (2022). Sentiment Analysis of Hate Speech on Twitter Public Figures with AdaBoost and XGBoost Methods. JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA, 6(3). https://doi.org/10.30865/mib.v6i3.4394
Tarigan, K. E., & Simarmata, G. (2025). Metaphor in Online Hate Speech: a Semantic Study of Hate Comment on Beyonce’s Instagram. MEDIASI Jurnal Kajian Dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi, 6(2). https://doi.org/10.46961/mediasi.v6i2.1560
Xie, M. (2024). The platformation and transformation of the digital public sphere: An introduction. Communication and the Public, 9(1). https://doi.org/10.1177/20570473241228627
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zahwa Aliyah Hendarto, Nabila Putri Herviana, Indy Neihan Najah, Angelina Bening Destantia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










