Harmonisasi Prinsip Fikih Muamalah: Fondasi Legalitas dan Etika dalam Transaksi Ekonomi Modern
Keywords:
Fikih Muamalah, Ekonomi Islam, LegalitasAbstract
Penelitian ini mengkaji harmonisasi prinsip-prinsip fikih muamalah sebagai fondasi legalitas dan etika dalam transaksi ekonomi modern. Di tengah perkembangan ekonomi digital dan globalisasi, prinsip-prinsip muamalah Islam menghadapi tantangan baru dalam hal penerapan dan relevansinya terhadap instrumen keuangan kontemporer. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif dan pendekatan konseptual, penelitian ini menelaah bagaimana prinsip-prinsip dasar seperti larangan riba, gharar, dan maysir dapat diadaptasi dalam konteks transaksi digital, perbankan syariah, dan ekonomi berbagi (sharing economy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip fikih muamalah tidak hanya berfungsi sebagai landasan normatif, tetapi juga sebagai instrumen etika yang mampu memberikan solusi terhadap ekses negatif kapitalisme modern. Harmonisasi antara prinsip-prinsip fikih muamalah dan kerangka hukum positif Indonesia perlu diperkuat melalui pembaruan regulasi, pengembangan fatwa, dan peningkatan literasi ekonomi syariah di masyarakat.
References
Ali, Z. (2008). Hukum Perbankan Syariah. Jakarta: Sinar Grafika.
al-Qaradawi, Y. (1995). Daurul Qiyam wal Akhlaq fil Iqtishadil Islami. Kairo: Maktabah Wahbah.
al-Zuhaili, W. (1989). al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, Juz IV. Damaskus: Dar al-Fikr.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
Basyir, A. A. (2000). Asas-Asas Hukum Muamalat. Yogyakarta: UII Press.
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2018). Fatwa DSN-MUI Nomor 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah. Jakarta: DSN-MUI.
Karim, A. A. (2001). Ekonomi Islam: Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta: Gema Insani Press.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2008). Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2008 tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.
Mardani. (2011). Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Mas'adi, G. A. (2002). Fiqh Muamalah Kontekstual. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nafis, C. (2011). Teori Hukum Ekonomi Syariah. Jakarta: UI Press.
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 159.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 94.
Rivai, V., & Buchari, A. (2009). Islamic Economics: Ekonomi Syariah Bukan Opsi, tetapi Solusi. Jakarta: Bumi Aksara.
Rosyada, D. (1992). Hukum Islam dan Pranata Sosial. Jakarta: Lembaga Studi Islam dan Kemasyarakatan.
Sahroni, O., & Karim, A. A. (2015). Maqashid Bisnis dan Keuangan Islam: Sintesis Fikih dan Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Suhendi, H. (2002). Fiqh Muamalah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Syarifuddin, A. (2003). Garis-Garis Besar Fiqh. Jakarta: Kencana.
Wiroso. (2005). Jual Beli Murabahah. Yogyakarta: UII Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Deandy Putra Raharjo, Muhammad Didar Fadhila Arya Waskito, Fazli Rais Ramadhan, Baidhowi Baidhowi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










