Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Melalui Sosialisasi SP4N LAPOR Sebagai Sarana Pengaduan Publik di Kelurahan Lubuk Buaya, Kota Padang
Keywords:
SP4N LAPOR, Literasi digital, - Literasi Bahasa Indonesia - Produktivitas Ekonomi - Pembangunan BerkelanjutanAbstract
Salah satu hambatan utama dalam memanfaatkan SP4N LAPOR! (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional) sebagai platform pengaduan publik berbasis teknologi, khususnya di Kecamatan Lubuk Buaya, Kota Padang, adalah rendahnya tingkat literasi digital masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana pengetahuan, kemampuan, dan sikap masyarakat terkait penggunaan platform pengaduan publik digital dapat ditingkatkan melalui program penyuluhan SP4N LAPOR!. Metode yang digunakan meliputi tinjauan literatur dan penilaian empiris menggunakan tes pra dan pasca terhadap delapan tokoh masyarakat Desa Lubuk Buaya. Berdasarkan hasil evaluasi, skor rata-rata meningkat secara signifikan dari 78,12 pada tes awal menjadi 94,34 pada tes akhir, dengan selisih 16,22 poin. Peserta menguasai prosedur teknis penggunaan SP4N LAPOR! melalui berbagai saluran yang mudah diakses, selain memahami definisi dan fungsinya. Upaya sosialisasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga mendorong perubahan sikap peserta menuju pendekatan yang lebih kritis dalam menyaring informasi digital, meningkatkan kesadaran akan keamanan data pribadi, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Berdasarkan temuan studi, sosialisasi yang interaktif, partisipatif, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat telah berhasil meningkatkan literasi digital serta memberdayakan masyarakat untuk memantau layanan publik di tingkat kecamatan.
References
Anggraini, D., & Irawan, B. (2022). Implementasi SP4N LAPOR! sebagai sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik, 10(2), 45–58.
Berliana, Rachmadini Eka, and I. Putu Dharmanu Yudartha. "Implementasi Sp4n Lapor (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi Dan Pengaduan Online Rakyat) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi kasus: Beberapa Instansi Pemerintah yang ada di Indonesia)." Socio-political Communication and Policy Review 1.6 (2024).
Christiana, R. (2020). Metode tinjauan literatur dalam penelitian ilmu sosial. Jurnal Penelitian Sosial, 7(1), 12–25.
Dwiyanto, A. (2021). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif (3rd ed.). Gadjah Mada University Press.
Hariyanto, A., Pratama, D., & Sari, W. (2020). Sistem pengaduan online sebagai instrumen peningkatan kualitas pelayanan publik. Jurnal Pelayanan Publik, 8(1), 33–47.
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2025). Laporan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025. BPSDM Komdigi. https://bpsdm.komdigi.go.id/satker/pusbangesdmk/berita-laporan-indeks-masyarakat-digital-indonesia-2025-5-102
Mahanum, S. (2021). Prinsip relevansi dan kebaruan dalam pemilihan sumber literatur ilmiah. Jurnal Kepustakaan Indonesia, 5(2), 88–102.
Muadzin, A. (2021). Konsepsi Peran Guru Sebagai Fasilitator dan Motivator Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Peraturan Presiden. (2013). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik. Presiden Republik Indonesia, 2013, 1–14 & La Prensa de Larahttps://share.google/cgREN4nnk7CkxRvXN
Pusvita, V., & Muttaqin, M. (2023). Satu dekade LAPOR: Tren penggunaan kanal layanan SP4N. Jurnal Pekommas, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.30818/jpkm.v8i1.5138
Sari, R. (2020). Literasi digital masyarakat dalam pemanfaatan layanan e-government. Jurnal Komunikasi Pemerintahan, 4(1), 19–34.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Wulandari, T. (2023). Perkembangan SP4N LAPOR! sebagai platform pengaduan digital nasional. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan, 11(3), 67–80.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Rachmah Febrina, Jumaita Lestari, Nanda Alya Pratiwi, Muhammad Zhafran Alhady, Yulia Hanoselina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










