Sistematika Penulisan
Keywords:
Sistematika PenulisanAbstract
Sistematika Penulisan Karya Ilmiah merupakan susunan atau urutan penulisan yang disusun secara logis, sistematis, dan teratur untuk memudahkan pembaca dalam memahami isi tulisan secara menyeluruh. Pendahuluan umumnya memuat latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, serta manfaat penelitian yang berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan penelitian. Sementara itu, tinjauan pustaka merupakan bagian yang berisi teori, konsep, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengertian sistematika penulisan karya ilmiah, menjelaskan isi bagian pendahuluan dalam karya ilmiah, serta menguraikan pengertian dan fungsi tinjauan pustaka dalam penyusunan karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Metode deskriptif dipilih untuk memberikan gambaran secara jelas dan sistematis mengenai sistematika penulisan karya ilmiah serta penggunaan bahasa ilmiah dalam penyusunannya. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber referensi yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan pedoman penulisan karya ilmiah. Pertama sistematika penulisan karya ilmiah merupakan susunan atau tata cara penulisan yang disusun secara logis, sistematis, dan teratur sehingga memudahkan pembaca dalam memahami isi tulisan secara menyeluruh. Setiap bagian dalam karya ilmiah saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang utuh sehingga penyampaian gagasan dapat dilakukan secara jelas dan terarah. Kedua, pada karya ilmiah bagian pendahuluan terdiri dari: Latar Belakang, Identifikasi Masalah, Batasan Masalah, Rumusan Masalah, dan Tujuan Penulisan. Ketiga, Tinjauan Pustaka adalah bagian yang berisi teori, konsep, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian. tinjauan pustaka mencakup beberapa komponen penting yakni: Teori utama (Teori), Variabel penelitian (misalnya: minat belajar), Penelitian yang relevan, Hipotesis (jawaban sementara).
References
Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: Sage Publications.
Dalman. (2018). Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Neuman, W. Lawrence. (2014). Social Research Methods. Boston: Pearson Education.
Riduwan. (2015). Metode dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bandung: Alfabeta
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Universitas Lambung Mangkurat. (2022). Pedoman Ringkas Karya Tulis Ilmiah. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.
Kitchenham, B. (2004). Procedures for Performing Systematic Literature Reviews. Journal of Systems and Software, 64(1),
Lazonder, A. W., & Harmsen, R. (2016). Meta-Analysis of Inquiry-Based Learning. Review of Educational Research, 86(3),
Pedaste, M., et al. (2015). Phases of Inquiry-Based Learning: Definitions and the Inquiry Cycle. Educational Research Review, 14,
Wenning, C. J. (2005). Levels of Inquiry: Using Inquiry Spectrum Learning Sequences to Teach Science. Journal of Physics Teacher Education Online, 3(2),
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dini Aminarti, Ika Setiawati, Nurul Najiha, Reifa Atha Yumna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










