Jejak Peninggalan dan Pengaruh Buddha Tantrayana pada Kerajaan Pagaruyung Masa Adityawarman di Minangkabau
Keywords:
Adityawarman, Buddha Tantrayana, MinangkabauAbstract
Masa pemerintahan Raja Adityawarman di Minangkabau pada abad ke-14 menyisakan fenomena keagamaan yang unik melalui dominasi ajaran Buddha Tantrayana sekte Bhairawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jejak peninggalan arkeologis berupa prasasti dan arca, serta menganalisis sejauh mana pengaruh ajaran Tantrayana tersebut berperan dalam legitimasi politik dan pertahanan kerajaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang mencakup empat tahapan utama, yakni heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adityawarman merupakan penganut Tantrayana yang fanatik dan menjadikannya instrumen perlindungan wilayah dari ancaman luar serta penyebaran agama baru. Jejak peninggalan nyata ditemukan pada Arca Bhairawa setinggi 4,41 meter yang bersifat demonis serta sejumlah prasasti seperti Pagaruyung I dan Saruaso I yang mencatat ritual pentahbisan raja sebagai Ksetrajna bergelar Wisesa Dharani. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh Buddha Tantrayana bukan sekadar praktik religi, melainkan strategi pengukuhan kekuasaan melalui penyetaraan diri raja dengan entitas adikodrati guna menjaga kedaulatan di pedalaman Minangkabau.
References
Africon, J., Sayuti, M., & Usman, R. (2024). Perancangan Buku Ilustrasi Sejarah Delapan Belas Prasasti Adityawarman. Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 6(2), 250–258. https://doi.org/10.35134/judikatif.v4i2.1
Alian. (2013). Pertumbuhan Kerajaan Melayu Sampai Masa Adityawarman. In Repository Unsri.
Istiawan, B. (2006). Selintas Prasasti dari Melayu Kuno (pp. 19–22).
Kusumadewi, S. A. (2012). Ādityawarman (1347-1374 Masehi): Kajian Epigrafi. Universitas Indonesia.
Martasari, T., Sawitri, S. P., Saputri, F., & Syafrini, D. (2025). Pelestarian Warisan Budaya Masyarakat Minangkabau Melalui Museum Adityawarman Kota Padang. Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial, 2(1), 28–36. https://doi.org/10.24036/scemp.v2i1.2
Mukaffa, Z. (2017). Sunan Ampel dan Nilai Etis Islam Nusantara: Dari Tantra-Bhairawa kepada Praktik Keagamaan Nir-Kekerasan. Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 7(2), 432–468. https://doi.org/10.15642/teosofi.2017.7.2.432-468
Mulyadi, S., Yondri, L., Mutia, R., & Esda, E. (1993). Replika Arca Adityawarman Koleksi Museum Negeri Propinsi Sumatera Barat (U. Dhavida, Ed.). Bagian Proyek Pembinaan Permuseuman Sumatera Barat.
Nababan, R., Sibagariang, A., Lumbangaol, A., & Waruwu, L. (2025). Sejarah Penyebaran Agama Buddha di Nusantara: Dari Awal Kedatangan Hingga Masa Kini. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 02(04), 2745–2753.
Oetomo, R. W., Soedewo, E., Wiradnyana, K., & Koestoro, L. P. (2007). Arkeologi di Bagian Baratlaut Provinsi Sumatera Barat. In Berita Penelitian Arkeologi (Number 18). Balai Arkeologi Medan.
Pratiwi, E., Sunliensyar, H. H., & Adi, A. M. W. (2024). Legitimasi kekuasaan Ādityawarman di Kerajaan Malayu berdasarkan sumber-sumber prasasti. Berkala Arkeologi, 44(2), 121–138.
Putra, F. D., & Basri, W. (2023). Museum Adityawarman Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Indonesia. Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(1), 42–58. https://doi.org/10.23887/jjps.v11i1.59181
Rahmawati, N., Susanti, L. R., & Hudaidah. (2024). Warisan Kerajaan Pagaruyung: Studi Historis-Antropologis. BANDA HISTORIA: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Studi Budaya, 2(2), 40.
Setiawan, T., Susilowati, N., Hidayati, D., & Soedewo, E. (2016). Sumatera Barat: Catatan Sejarah dan Arkeologi. Bina Media Perintis & Balai Arkeologi Sumatera Utara.
Siregar, S. M. (2016). Jejak Tantrayana Di Situs Bumiayu. Naditira Widya, 10(1), 13. https://doi.org/10.24832/nw.v10i1.174
Sulistya, B. (1985). Pengaruh Tantrayana Di Kawasan Nusantara. Berkala Arkeologi, 6(2), 48–60. https://doi.org/10.30883/jba.v6i2.443
Utomo, B. B., & Sudarman. (2018). Tinggalan Budaya... [Fragmen Minangkabau Kuno]. Majalah Ilmiah Tabuah: Ta’limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 22(2), 84–88.
Yunis, M. (2025). Palangkahan Komunikasi Simbolik dalam Metode Prediksi Waktu Masyarakat Minangkabau. Minangkabau Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aisiah Aisiah, Ari Muhaimin, Annisa Ade Maharani, Pasya Azzura

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










