Gambaran Kesehatan Mental Remaja pada Orang Tua yang Melakukan Perceraian di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk
Keywords:
Kesehatan Mental, Remaja, PerceraianAbstract
Perceraian orang tua berdampak terhadap kesehatan mental remaja, seperti perubahan emosi, penurunan prestasi, dan gangguan perilaku. Survei I-NMAHS mencatat 1 dari 3 remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, dengan prevalensi di Aceh 6,6%. Risiko meningkat jika perceraian disertai konflik dan kurangnya dukungan emosional. Masa remaja yang krusial bagi pembentukan identitas membuat mereka rentan mengalami hambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental remaja pada orang tua yang melakukan penceraian di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa yang mengalami perceraian orang tua di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk sebanyak 31 orang dengan teknik total sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin sebagian besar perempuan sebanyak 23 responden (74,2%), berdasarkan usia sebagian besar berusia remaja awal (12-16 tahun) sebanyak 17 responden (54,8%) dan berdasarkan lama perceraian orangtua sebagian besar >5 tahun sebanyak 24 responden (77,4%). Kesehatan mental remaja pada orangtua yang bercerai sebagian besar baik sebanyak 24 responden (77.4%). Diharapkan bagi pihak sekolah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung, menyediakan layanan konseling, dan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental remaja dengan mengadakan program pengembangan keterampilan sosial.
References
Atika, N, B dan Itryah, I (2024). Kualitas Hidup Remaja yang Mengalami Dampak Perceraian Orangtua. Idea Jurnal Psikologi. 8 (2), Halm : 107-117.
Harahap, Sukanto, dan Saputri. (2021). Kesehatan Mental Remaja Putri Korban Perceraian Orang Tua. Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling. 6 (2), 268-272.
Hidayati, Rima dan Yati. (2023). Perceraian Orang Tua Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Anak Dalam Islam. RAUDHAH Proud To Be Professionals Jurnaltarbiyahislamiyah. 1 (1).
Janna. (2020). Pengaruh Perceraian Orang Tua Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru.
Keseger. (2021). Hubungan Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Kesehatan Mental Anak Usia Sekolah Tahun Di Kota Kotamobagu. Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research. 4 (1), ISSN : 25-31.
Khatab dan Mursyida. (2021). Gambaran Tingkat Gejala Depresi Pada Remaja Yang Tinggal Di Panti Asuhan Yayasan Penyantun Islam Aceh Seutui Banda Aceh. Jurnal Sains Riset. 11 (2), ISSN : 2088-0952.
Kirana, A, M dan Suprapti. (2021). Psychological Well Being Dewasa Awal yang Mengalami Riwayat Perceraian Orang Tua di Masa Remaja. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental. 1 (1).
Mulyani, T, Yusronia, M, Jamaluddin dan Taufiqurrahman. (2024). Dampak Psikologi Perceraian Orang Tua. Jurnal Psikologi. 3 (3).
Oktora. (2021). Dampak Perceraian Orang Tua Bagi Psikologis Anak Berlia Sukmawati. Jurnal Analisis Gender dan Agama. 3 (2).
Ramadhani dan Krisnani. (2019). Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja. Jurnal Pekerjaan Sosial. 2 (1). ISSN : 2602-3367.
Setiasih, Parase dan Larasati. (2023), Hubungan anatar Dukungan Sosial dengan Kebahagian pada Perempuan yang Bercerai di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Psikologi. 7 (1), Halm : 86-99.
Sukmawati. (2021). Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Kondisi Emosi Anak Usia 6-12 Tahun. Jurnal Edukasi Nonformal. 1 (1), 61–69.
Suryanto dan Nada. (2021). Analisis Kesehatan Mental Remaja Pada Dampak Perceraian Orang Tua. Jurnal Citizenship Virtues. 1 (2), 83–97.
Susilawati, Fashan dan Rahmani. (2023). Pengaruh Kesehatan Mental Pada Remaja di Kota Banda Aceh. Jurnal Sosiologi. 17 (1).
Wisdani, M, A, Widiyanti, P dan Khoirunnisa, T. (2023). Perceraian Orang Tua dan Karakter Remaja. Jurnal Educazione : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran Dan Bimbingan Dan Konseling, 11 (2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhafniyanti Nurhafniyanti, Ngatwadi Ngatwadi, Dedi Irawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










