Evaluasi Pemahaman dan Implementasi Strategi Defense-in-Depth pada Keamanan Jaringan di Era Ancaman Siber Modern

Authors

  • Naufal Fadhiil Nasurullah Universitas Sebelas April

Keywords:

Defense-in-Depth, Keamanan Jaringan, Kesadaran Keamanan

Abstract

Ancaman siber yang semakin kompleks dan terstruktur, seperti serangan ransomware dan Advanced Persistent Threats (APT), menuntut organisasi untuk menerapkan strategi pertahanan yang tidak hanya mengandalkan teknologi semata, melainkan juga mencakup aspek manusia dan kebijakan. Defense-in-Depth (DiD) merupakan pendekatan berlapis yang mengintegrasikan berbagai kontrol teknis dan administratif untuk menciptakan sistem keamanan yang tangguh dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman dan implementasi strategi DiD dalam lingkungan organisasi, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan kerangka kerja NIST SP 800-53, ISO/IEC 27001:2022, COBIT 2019, dan Indeks KAMI. Data dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran keamanan (awareness) dan pemahaman terhadap fenomena ancaman memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas implementasi DiD. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan berkelanjutan, simulasi insiden, serta pembaruan kebijakan teknis sebagai bagian dari strategi keamanan jaringan yang komprehensif.

References

Ali, S., et al. (2021). Cyber security threats and defense mechanisms in digital infrastructure. Journal of Information Security, 12(2), 75–90.

Anderson, R. (2020). Security engineering: A guide to building dependable distributed systems (3rd ed.). Wiley.

Arifin, L. R., & Nugroho, F. A. (2022). Simulasi insiden siber untuk meningkatkan kesiapan respon keamanan informasi. Jurnal Sistem Informasi, 18(1), 44–52.

Badan Siber dan Sandi Negara. (2022). Indeks KAMI 2022: Indeks keamanan informasi. https://bssn.go.id

Bailey, D., Clark, J., & Miller, S. (2020). Layered security: Why defense in depth is critical (SANS Institute White Paper).

Bishop, M. (2005). Introduction to computer security. Addison-Wesley.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). SAGE Publications.

Hartono, D., Wibowo, B., & Prasetyo, A. (2022). Effectiveness of cybersecurity simulations in organizational settings. Jurnal Keamanan Siber Indonesia, 4(3), 95–105.

ISACA. (2019). COBIT 2019 framework: Governance and management objectives. ISACA.

ISO/IEC. (2022). Information security management systems – Requirements (ISO/IEC Standard No. 27001:2022). International Organization for Standardization.

Mahendra, A., Ramadhan, P., & Setiawan, I. (2024). Audit keamanan informasi berbasis ISO/IEC 27001 di instansi pemerintah. Jurnal Rekayasa dan Sistem Informasi, 11(1), 15–24.

National Institute of Standards and Technology. (2020). Security and privacy controls for information systems and organizations (NIST Special Publication 800-53, Rev. 5). U.S. Department of Commerce.

White, G., Fisch, E., & Pooch, U. (2017). Computer system and network security. CRC Press.

Yusuf, M., Darmawan, S., & Hidayat, R. (2021). Security awareness and behavior of employees in public institutions. Cyberpsychology Journal, 5(4), 122–130.

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Evaluasi Pemahaman dan Implementasi Strategi Defense-in-Depth pada Keamanan Jaringan di Era Ancaman Siber Modern. (2026). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(08), 5608-5614. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/8018