Gambaran Self-Management Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi

Authors

  • Hurul Aini Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Dona Amelia Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Yossi Fitrina Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Keywords:

diabetes melitus, self-management, kadar glukosa darah

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang. Keberhasilan pengelolaan diabetes tidak hanya bergantung pada terapi medis, tetapi juga pada kemampuan pasien melakukan self-management secara konsisten. Self-management meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, pemantauan kadar glukosa darah, kepatuhan pengobatan, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan.Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran self-management pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2025.Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 209 penderita diabetes melitus dengan jumlah sampel 137 responden. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ) dan dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.Sebanyak 79 responden (57,7%) memiliki self-management dalam kategori buruk, sedangkan 58 responden (42,3%) berada dalam kategori baik. Permasalahan self-management terutama ditemukan pada pencatatan hasil pemeriksaan kadar gula darah, aktivitas fisik, pengaturan diet, dan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin di fasilitas kesehatan. Sebagian besar penderita diabetes melitus memiliki self-management yang buruk. Edukasi dan pendampingan berkelanjutan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan self-management, terutama pada aspek pengendalian kadar glukosa melalui aktivitas fisik, pengaturan diet, dan pemantauan kadar gula darah.

References

Arindari, D. R., & Suswitha, D. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan diabetes self management pada penderita diabetes mellitus dalam wilayah kerja Puskesmas. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 6(1). https://doi.org/10.36729/jam.v6i1.561.

Etlidawati, E., Romdhoni, M. F., Yulistika, D., & Linggardini, K. (2024). Self-management education pada pasien diabetes melitus. Faletehan Health Journal, 11(1), 45–50. https://doi.org/10.33746/fhj.v11i01.679.

Farida, U., Poespita D. W., K. S., & Paringsih, D. P. M. (2023). Hubungan self-management pengobatan terhadap kadar gula darah pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 5(2), 327–337. https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i2.20833.

Fitriani, D., Holidah, Hawara, G., & Sari, M. D. (2024). Analisis DM self-management dengan kadar HbA1c dan quality of life pasien DM di Klinik KF Tangerang Selatan. Prosiding SEMLITMAS: Diseminasi Penelitian Pengabdian Masyarakat, 1(1), 113–124.

Hidayah, M. (2019). Hubungan perilaku self-management dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pucang Sewu, Surabaya. Amerta Nutrition, 3(3), 176–182. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i3.2019.176-182.

Lestari, Z., Zulkarnain, Sijid, & Aisyah, S. T. (2021). Diabetes melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan. UIN Alauddin Makassar, 1(2), 237–241.

Luthfi, M., Decroli, E., & Firdawati. (2022). Capaian pelaksanaan empat pilar pengelolaan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Mungo. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.25077/jikesi.v3i1.869.

Ningrum, T. P., Al Fatih, H., & Handayani, H. (2022). Gambaran kepatuhan diabetes self-management pada penderita DM tipe II pada Puskesmas Babakan Sari. Jurnal Keperawatan BSI, 10(1), 163–167.

Novitasari, D., Fitriana, A. S., Yantoro, A. T., & Enarga, A. B. P. (2022). Self-management dan monitoring kadar glukosa darah sebagai penguatan pilar pengendalian diabetes melitus tipe 2. Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(5), 414–422. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v2i5.175.

Nursalam, N., Septianingrum, Y., Wijayanti, L., Nurjanah, S., Winoto, P. M. P., Mufida, N., & Yahaya, N. A. (2024). Development of nurse-led self-management education instruments for type 2 diabetes mellitus patients. Revista de Gestao Social e Ambiental, 18(5), 1–18. https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n5-098.

Rahmadani, D. F., & Al Jihad, M. N. K. (2023). Penerapan Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap peningkatan manajemen kesehatan mandiri pada pasien DM tipe 2. Ners Muda, 4(1), 30. https://doi.org/10.26714/nm.v4i1.12959.

Rahmawati, A. A., Simamora, R. S., & Pelawi, A. M. P. (2024). Hubungan tingkat kepatuhan 4 pilar penatalaksana diabetes dengan kualitas hidup penderita DM di Puskesmas Danau Indah tahun 2023. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 14(1), 49–59. https://doi.org/10.52643/jbik.v14i1.3285.

Downloads

Published

2026-08-29

How to Cite

Gambaran Self-Management Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi. (2026). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(08), 5677-5682. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/8098