Asuhan Keperawatan Lansia Pada Ny. A Dan Ny. D dengan Pemberian Rebusan Kayu Manis terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Mandiangin Plus Kota Bukittinggi Tahun 2026

Authors

  • Mutiara Nabilla Santika Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Ade Srywahyuni Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Dona Amelia Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Keywords:

Diabetes Melitus Tipe 2, Rebusan Kayu Manis, Cinnamomum burmannii

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, khususnya pada populasi lanjut usia. Kadar glukosa darah dapat dikendalikan melalui terapi farmakologis dan non-farmakologis; salah satunya adalah pemberian rebusan kayu manis (*Cinnamomum burmannii*) yang mengandung senyawa aktif efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah. Studi ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan dan intervensi berupa pemberian rebusan kayu manis kepada Ny. A dan Ny. D di Puskesmas Mandiangin Plus, Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, di mana pasien diberikan rebusan yang dibuat dari 10 gram kayu manis yang direbus dalam 100 ml air, dikonsumsi satu kali sehari sebelum sarapan selama tiga hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah: dari 232 mg/dL menjadi 139 mg/dL pada Ny. A, dan dari 326 mg/dL menjadi 237 mg/dL pada Ny. D, disertai dengan perbaikan gejala seperti rasa haus berlebihan, kelelahan, dan sering buang air kecil. Dapat disimpulkan bahwa rebusan kayu manis merupakan terapi komplementer yang efektif, aman, dan terjangkau. Disarankan agar pasien terus mengonsumsinya secara rutin sesuai panduan yang tepat; tenaga kesehatan menerapkannya sebagai bagian dari edukasi kesehatan; serta peneliti selanjutnya mengembangkan studi serupa dengan durasi yang lebih lama dan jumlah sampel yang lebih besar.

References

American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2025). Standards of care in diabetes—2025. Diabetes Care, 48(Supplement 1), S1–S350.

Fitriani, D., Supami, S., Veri, V., & Putri, A. (2026). Efektivitas air rebusan Cinnamomum burmannii dan Syzygium polyanthum terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus. Nursing Analysis: Journal of Nursing Research, 6(1).

Hayani, N., Suryati, Z., Zulkarnaini, A., & Ramadhani, A. (2025). Efektivitas seduhan kayu manis terhadap kadar gula darah pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 89–97.

Hidayat, A., Lestari, S., & Pratama, D. (2021). Konsep dan tahapan pengkajian dalam proses keperawatan. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(1), 12–19.

Hidayah, N., & Nisak, K. (2024). Konsep dan penerapan terapi komplementer sebagai pelengkap pengobatan konvensional pada penyakit metabolik. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 11(1), 22–30.

Maskanah, M., & Parmilah, P. (2023). Efektivitas pemberian seduhan bubuk kayu manis (Cinnamomum zeylanicum C) terhadap masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe II. Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA).

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2023). Pedoman pengelolaan diabetes mellitus di Indonesia edisi 2023. Pengurus Pusat PERKENI.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2020). Standar profesi dan ruang lingkup praktik keperawatan. Pengurus Besar Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2020). Buku ajar fundamental keperawatan: Konsep, proses, dan praktik (Edisi 9, Vol. 2). Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Putri, R., & Susanti, L. (2021). Mekanisme senyawa aktif kayu manis dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan pengendalian glukosa darah.

Susmita Sari, A., & Nurfitriani. (2024). Studi kasus efektivitas pemberian rebusan kayu manis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(3), 20–24. https://doi.org/10.35892/jikd.v19i2.1821

Suwanto, A., Hidayat, T., & Lestari, R. (2020). Tahapan dan dokumentasi tindakan keperawatan komplementer pada pasien diabetes melitus. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 7(2), 89–96.

Wijaya, A., et al. (2023). Aktivitas senyawa aktif kayu manis terhadap metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Asuhan Keperawatan Lansia Pada Ny. A Dan Ny. D dengan Pemberian Rebusan Kayu Manis terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Mandiangin Plus Kota Bukittinggi Tahun 2026. (2026). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(08), 5697-5706. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/8107