Asuhan Keperawatan pada Pasien Diabetes Melitus dengan Penerapan Diabetic Foot Exercise untuk Meningkatkan Perfusi Perifer Tidak Efektif pada Ekstermitas Bawah di Ruang Rawat Inap Multazam RSI Ibnu Sina Bukittinggi

Authors

  • Hanifah Putri Lestari Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Sri Hayulita Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Junaidy S. Rustam Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Keywords:

Diabetes melitus, Diabetic Foot Exercise, Perfusi Perifer Tidak Efektif

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi ancaman kesehatan global. Pada penderita diabetes melitus, gangguan perfusi perifer sering terjadi terutama pada bagian ekstremitas bawah. Kondisi ini apabila tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius seperti ulkus diabetik hingga tindakan amputasi. Deteksi dini terhadap gangguan perfusi perifer dapat dilakukan melalui pemeriksaan Ankle Brachial Index (ABI), yaitu sebuah metode skrining noninvasif dengan cara membandingkan tekanan darah sistolik pergelangan kaki dan lengan. Tujuan melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus dengan penerapan Diabetic Foot Exercise untuk meningkatkan perfusi perifer tidak efektif di Ruangan Multazam RSI Ibnu Sina Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan kepada Ny. N dan Tn. R dengan komprehensif mulai dari pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, hingga evaluasi keperawatan. Hasil evaluasi setelah penerapan senam kaki diabetes selama 3 hari berturut-turut menunjukkan adanya peningkatan nilai Ankle Brachial Index (ABI) pada kedua pasien. Kesimpulan penerapan senam kaki diabetes terbukti efektif dalam meningkatkan perfusi perifer dan sangat layak dijadikan sebagai salah satu terapi komplementer berbasis Evidence-Based Nursing Practice (EBNP) dalam pengelolaan pasien diabetes melitus.

References

Charles, leonov. 2026. “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan Di RSUD Keramat Jati.” 5(1): 111–20.

Feri dwi. 2025. “Penerapan Senam Kaki Diabetes Terhadap Nilai Ankle Bracial Index (ABI) Pada Diabetes Melitus (DM) Tipe 2.” 75(DM).

M.alvi. 2026. “Implementasi Edukasi Penggunaan Pen Insulinterhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus.” 6(September).

Mahardika, Diva Agustya. 2026. “Efektivitas Buerger Allen Exercise Terhadap Peningkatan Nilai Ankle Brachial Index Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2.” 4(5): 1371–76.

Naryati. 2024. Proses Keperawatan; Konsep, Implementasi, Evaluasi.

Ni ketut, Iga. 2025. “Studi Kasus Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus.” : 126–34.

Olivia Aulia Putria, Mike Asmariab, Hilma Yessic, Debby Silvia Dewid. 2026. “Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Di Ruangan Muzdalifah Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman.” 03(01): 455–65.

Suwisno, I Gusti Putu, and Uswatun Hasanah. 2021. “Penerapan Senam Kaki Diabetik Untuk Meningkatkan Nilai Ankle Bracial Index (ABI) Pada Diabetes Melitus.” 1: 270–75.

Winda Khairiana. 2026. “Jurnal Riset Ilmiah Pasien Diabetes Tipe II Untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Di Rumah.” 3(1): 279–85.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Asuhan Keperawatan pada Pasien Diabetes Melitus dengan Penerapan Diabetic Foot Exercise untuk Meningkatkan Perfusi Perifer Tidak Efektif pada Ekstermitas Bawah di Ruang Rawat Inap Multazam RSI Ibnu Sina Bukittinggi. (2026). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(08), 5707-5714. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/8112