Pengembangan Modul Ajar Konsep Dasar IPS SD Berorientasi Kurikulumm Merdeka Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi
Keywords:
Modul ajar, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran berdiferensiasiAbstract
Pembelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membantu siswa memahami kehidupan sosial, lingkungan, serta berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penerapan kurikulum merdeka, pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga perlu memperhatikan karakteristik, kemampuan, minat dan kebutuhan belajar setiap siswa. Namun, perbedaan kemampuan dan kebutuhan siswa menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran IPS. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar yang dapat digunakan secara fleksibel dan mampu mengkomondasi keberagaman karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar konsep dasar IPS SD yang berorientasi pada kurikulum merdeka dan berbasis pembelajaran berdiferensiasi. Modul ajar dikembangkan dengan memperhatikan komponen pembelajaran dalam kurikulum merdeka, meliputi capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, materi, kegiatan pembelajaran, serta asesmen. Pembelajaran berdiferensiasi diterapkan demgan mempertimbangkan perbedaan perbedaan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa sehingga kegiatan dan materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Perkembangan modul ajar diharapan dapat menghasilkan bahan ajar yang sistematis, relavan, mudah dipahami dan dapat digunakan dalam pembelajaran konsep dasar IPS di SD. Modul ini juga diharapkan dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, fleksibel dan bermakna serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing.
References
Abdullah, Suhardi, Dwi Widyastuti Nurharyanto, M. Irfan Hasanuddin, Eka Agustina, dan Kyla Putri Nursyabani. “Understanding Differentiated Learning for Primary Education Students as Prospective Teachers.” Jurnal Prima Edukasia 14, no. 2 (2026): 208–222. https://doi.org/10.21831/jpe.v14i2.85581
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase A–Fase C untuk SD/MI/Program Paket A. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset Teknologi, 2024.
Faradiba, Deby Gemysa, Fathurrahman Hafid, Fadli Ilham, Wirma Surya, Shinta Oktavia, dan Dian Marsyah Fabianti. “Effects of Differentiated Learning on Motivation and Learning Outcomes Students.” Epistema 7, no. 1 (2026): 15–30. https://doi.org/10.21831/ep.v7i1.95583
Irwanto dan Bayu Saputra. “Studi Literatur Pengembangan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam Penelitian R&D.” Jurnal PPS-TP: Jurnal Pendidikan Analisis, Aplikasi Teori dan Hasil Penelitian 14, no. 1 (2026): 57–70.
Rofiqi, Ainur. “Kemajemukan Peserta Didik untuk Mencapai Target Kurikulum dengan Pembelajaran Berdiferensiasi: Refleksi Keberagaman Peserta Didik di Kelas.” Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum 25, no. 2 (2025): 209–218. https://doi.org/10.21831/hum.v25i2.72754
Tomlinson, Carol Ann, Catherine Brighton, Holly Hertberg, Carolyn M. Callahan, Tonya R. Moon, Kay Brimijoin, Lynda A. Conover, dan Timothy Reynolds. “Differentiating Instruction in Response to Student Readiness, Interest, and Learning Profile in Academically Diverse Classrooms: A Review of Literature.” Journal for the Education of the Gifted 27, no. 2–3 (2003): 119–145. https://doi.org/10.1177/016235320302700203
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Adel Shazira, Tasya Apriyani, Pega Septiani, Pitri Pitri, Raisya Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










