Analisis Pembelajaran Kelas V SD HKBP Pardamean dalam Perspektif Filsafat Progresivisme
Keywords:
filsafat progresivisme, pembelajaran berbasis pengalaman, pembelajaran berpusat siswaAbstract
Perspektif filsafat progresivisme, yang banyak diwarnai oleh pemikiran John Dewey, menempatkan pengalaman nyata, keaktifan, dan kebutuhan peserta didik sebagai inti dari proses pembelajaran yang ideal. Penelitian ini disusun untuk mengungkap bagaimana praktik pembelajaran berlangsung di kelas V SD HKBP Pardamean, sekaligus menakar tingkat kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip progresivisme. Selain itu, penelitian ini juga diarahkan untuk mengungkap berbagai kendala yang dihadapi guru ketika berupaya menghadirkan suasana belajar yang lebih berorientasi pada siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode kualitatif dengan metode deskriptif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap wali kelas V serta tanya jawab ringkas dengan sejumlah siswa kelas V pada tahun ajaran 2026/2027. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru telah mengaplikasikan beragam bentuk pembelajaran yang bersifat partisipatif, di antaranya diskusi kelompok, permainan bernuansa edukasi, praktik langsung, bermain peran, hingga proyek pembelajaran, yang penerapannya disesuaikan dengan karakter masing-masing mata pelajaran. Siswa juga diberikan keleluasaan untuk mengajukan pertanyaan, mengemukakan gagasan, dan berkolaborasi dengan teman sekelas, sementara guru menjalankan fungsi ganda, yaitu sebagai penyedia informasi sekaligus pendamping belajar. Di samping itu, materi ajar turut dihubungkan dengan pengalaman keseharian siswa, misalnya lewat pembahasan seputar hak dan kewajiban. Meski demikian, penerapan pembelajaran berbasis progresivisme belum sepenuhnya berjalan optimal, terutama akibat minimnya fasilitas penunjang seperti proyektor, yang membuat metode ceramah tetap sering dipakai, di samping itu ada juga tantangan dalam memberikan pendampingan yang memadai bagi siswa berkebutuhan khusus. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai progresivisme telah mulai diterapkan, namun penerapannya masih belum merata dan konsisten di seluruh aktivitas pembelajaran, sehingga dibutuhkan langkah lanjutan guna memperkuat konsistensi, inklusivitas, serta kualitas perencanaan pembelajaran ke depan.
References
Arifin, M. M. (2024). Peran Filsafat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam Membangun Sistem Pendidikan Indonesia Berbasis Progresivisme. Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora, 4(2), 42–46. https://doi.org/10.56393/antropocene.v4i2.2444
Asim, M., & Lobo, N. J. (2018). The Application of My Pedagogic Creed from Experiential Learning Perspective. Journal of Education and Educational Development, 5(2), 107–125.
Badiah, L. isni, Siti Masitoh, & Mochamad Nursalim. (2023). Filsafat Aliran Progresivisme Dan Kaitannya Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Setting Pendidikan Inklusi. HELPER : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 40(1), 30–36. https://doi.org/10.36456/helper.vol40.no1.a6322
Dewey, J. (1938). EXPERIENCE & EDUCATION. TOUCHSTONE. https://books.google.co.id/books?id=JhjPK4FKpCcC&lpg=PA4&hl=id&pg=PA4#v=onepage&q&f=false
Jhon Dewey. (1897). The Psychology of Effort Author ( s ): John Dewey Source : The Philosophical Review , Jan ., 1897 , Vol . 6 , No . 1 ( Jan ., 1897 ), pp . 43-56 Published by : Duke University Press on behalf of Philosophical Review Stable URL : https://www.jstor.org/stab. 6(1), 43–56.
Kl HAJAR DEWANTARA. (1989).
Miles, Huberman, S. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.).
Paulo Freire. (2000). CULTURAL ACTION FOR FREEDOM. https://books.google.co.id/books?id=RdwFEQAAQBAJ&lpg=PT4&ots=CHiTVB7KEl&dq=. Freire (2000) &lr&pg=PP1#v=onepage&q=. Freire (2000)&f=false
Sugiyono. (2017). Bab iii metodelogi penelitian. 12–18.
Sutiana. (2022). LANDASAN PENDIDIKAN (Tim Qiara Media, Ed.; 1st ed.). CV. Penerbit Qiara Media. https://books.google.co.id/books?id=By9eEAAAQBAJ&lpg=PA4&ots=FqfB4YEOAs&dq=Kneller%2C Pengantar Filsafat Pendidikan.&lr&pg=PA3#v=onepage&q=Kneller, Pengantar Filsafat Pendidikan.&f=false
Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003). (2003). Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003. 4(1), 147–173.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Evry Simarmata, Nahdah Nailatul, Livana Purba, Olivia Marbun, Gilang Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










