Pancasila Sebagai Etika Keutamaan: Tinjauan Kritis Atas Tantangan Moral Globalisasi Digital di Indonesia

Authors

  • Putri Nadia Utami Universitas Negeri Medan
  • Indah Nomi Varya Ningsih Universitas Negeri Medan
  • Najua Sifa Universitas Negeri Medan
  • Indry Okuli Sitio Universitas Negeri Medan
  • Sarmika Perangin-angin Universitas Negeri Medan
  • M. Tata Alfarizi Universitas Negeri Medan

Keywords:

Globalisasi, Pancasila, Sistem etika

Abstract

Globalisasi dan kemajuan teknologi digital telah mengubah pola interaksi, komunikasi, dan pengambilan keputusan moral manusia. Perubahan tersebut membawa manfaat, tetapi juga memunculkan persoalan seperti informasi keliru, sikap tidak toleran, perundungan daring, pelanggaran privasi, polarisasi digital, dan dilema etika kecerdasan buatan. Di Indonesia, Pancasila berperan bukan hanya sebagai dasar negara, melainkan juga sebagai sistem nilai yang menuntun perilaku etis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kajian ini bertujuan menelaah Pancasila sebagai sistem etika melalui sudut pandang deontologis, teleologis, dan etika keutamaan; mengidentifikasi tantangan moral akibat globalisasi digital; menelaah hambatan internal dan eksternal dalam memperkuat etika Pancasila; serta merumuskan kedudukan konseptual Pancasila dalam menjawab persoalan moral masa kini. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur kritis/naratif. Sumber yang digunakan meliputi buku filsafat dan etika, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen kelembagaan yang relevan. Analisis isi dan tematik diterapkan untuk mengelompokkan literatur. Hasil kajian memperlihatkan bahwa Pancasila tidak dapat dipersempit menjadi satu teori etika tertentu. Nilainya mencakup kewajiban moral, pertimbangan akibat, dan pembentukan karakter. Kaelan dan Notonagoro menegaskan Pancasila sebagai sistem nilai yang saling terhubung, sedangkan etika Jawa Magnis-Suseno memperkaya dimensi keutamaan melalui kebijaksanaan dan harmoni sosial. Dalam menghadapi globalisasi digital, Pancasila dapat berfungsi sebagai kerangka normatif untuk menilai kemajuan teknologi sambil menjunjung kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Meski demikian, efektivitasnya bergantung pada kemampuan menerjemahkan nilai abstrak ke dalam persoalan moral konkret serta memperkuat literasi digital.

References

Bauman, Z. (2000). Liquid modernity. Polity Press.

Giddens, A. (1999). Runaway world: How globalisation is reshaping our lives. Profile Books.

Harjanto, N. S., & Najicha, F. U. (2024). Pendidikan Pancasila sebagai kerangka etika dalam penggunaan kecerdasan buatan. Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Irawan, I. (2024). Penerapan etika Pancasila dalam pengembangan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab di Indonesia. bit-Tech, 7(2), 263–271. https://doi.org/10.32877/bt.v7i2.1740

Kaelan. (2010). Pendidikan Pancasila. Paradigma.

Kant, I. (1997). Groundwork of the metaphysics of morals (M. Gregor, Trans.). Cambridge University Press. (Original work published 1785).

Küng, H., & Kuschel, K.-J. (Eds.). (1993). A global ethic: The declaration of the Parliament of the World’s Religions. SCM Press.

MacIntyre, A. C. (1981). After virtue: A study in moral theory. University of Notre Dame Press.

Magnis-Suseno, F. (1984). Etika Jawa: Sebuah analisa falsafi tentang kebijaksanaan hidup Jawa. PT Gramedia.

Notonagoro. (1980). Pancasila secara ilmiah populer. Pantjuran Tudjuh.

Yusuf, N., Wibowo, A. P., & Budiono. (2024). Digital citizenship education: Pancasila as a source of digital ethics in Indonesia. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(1), 70–83. https://doi.org/10.26618/jed.v9i1.11721

Yuwono, A. T., Sebastian, A., Clumpers, P.-J., & Basara, M. (2026). Ethics of using artificial intelligence reviewed from Pancasila and Bhinneka Tunggal Ika. Bhinneka Tunggal Ika: Pancasila Jurnal Internasional Berbahasa Indonesia, 3(1), 1–18. https://doi.org/10.52738/bti.v3i1.55

Downloads

Published

2026-10-16

How to Cite

Putri Nadia Utami, Indah Nomi Varya Ningsih, Najua Sifa, Indry Okuli Sitio, Sarmika Perangin-angin, & M. Tata Alfarizi. (2026). Pancasila Sebagai Etika Keutamaan: Tinjauan Kritis Atas Tantangan Moral Globalisasi Digital di Indonesia. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(10), 6882-6888. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/8381