Ancaman Konservasi Ikan Baung Disebabkan oleh Banjir Bandang di Sumatera tepatnya pada Daerah Labuhan Batu Utara - Studi Literatur

Authors

  • Tengku Muammar Luthfi Universitas Sumatera Utara
  • Etti Sartina Siregar Universitas Sumatera Utara

Keywords:

Ikan baung, Hemibagrus nemurus, banjir bandang

Abstract

Banjir bandang merupakan bencana hidrometeorologi yang dapat menyebabkan perubahan kondisi ekologis sungai dan memengaruhi keberlangsungan hidup organisme perairan, termasuk ikan baung (Hemibagrus nemurus). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dampak banjir bandang terhadap kondisi populasi, kualitas habitat, dan upaya konservasi ikan baung di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kualuh, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui structured narrative literature review. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, dokumen kelembagaan, regulasi, dan sumber informasi relevan yang membahas ekologi sungai, konservasi ikan baung, serta dampak banjir terhadap ekosistem perairan. Hasil kajian menunjukkan bahwa banjir bandang berpotensi memberikan dampak positif dan negatif terhadap keberlangsungan populasi ikan baung. Dampak negatif meliputi perpindahan ikan akibat arus deras, kerusakan habitat pemijahan, peningkatan sedimentasi, hilangnya vegetasi riparian, serta potensi pencemaran perairan akibat limpasan aktivitas pertanian dan perkebunan. Sebaliknya, luapan sungai menuju rawa banjiran berpotensi meningkatkan ketersediaan nutrisi dan sumber pakan serta menyediakan habitat pembesaran bagi ikan muda. Selain faktor alam, penangkapan ikan secara berlebihan ketika air mulai surut dapat meningkatkan tekanan terhadap populasi ikan dewasa. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan populasi secara berkala, pemulihan habitat sungai, pengendalian pencemaran, dan pengelolaan penangkapan ikan secara berkelanjutan. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan konservasi berbasis ekosistem untuk menjaga kelestarian ikan baung dan keberlanjutan sumber daya perikanan di DAS Kualuh. Namun, perubahan populasi dan waktu pemulihan ikan baung pascabanjir masih perlu diverifikasi melalui penelitian lapangan

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025, 14 Desember). Total korban meninggal dunia akibat bansor Sumatra 1.016 jiwa.

Baethge, C., Goldbeck-Wood, S., & Mertens, S. (2019). SANRA—A scale for the quality assessment of narrative review articles. Research Integrity and Peer Review, 4, Article 5.

Bayley, P. B. (1991). The flood pulse advantage and the restoration of river-floodplain systems. Regulated Rivers: Research & Management, 6(2), 75–86.

Huwoyon, G. H., Suhenda, N., & Nugraha, A. (2011). Pembesaran ikan baung (Hemibagrus nemurus) yang diberi pakan berbeda di kolam tanah. Berita Biologi, 10(4), 557–562.

Junk, W. J., Bayley, P. B., & Sparks, R. E. (1989). The flood pulse concept in river-floodplain systems. In D. P. Dodge (Ed.), Proceedings of the International Large River Symposium (pp. 110–127). Canadian Special Publication of Fisheries and Aquatic Sciences.

Nijman, V. (2023). Effect of CITES Appendix I listing on illegal pangolin trade as gauged from seizure reports in Indonesia. European Journal of Wildlife Research, 69, Article 105.

Nimura, M., Soetignya, W. P., & Inpurwanto, I. (2020). Bioekologi ikan baung (Hemibagrus nemurus, Val. 1840) di hilir Sungai Kapuas Desa Radak Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Sains Pertanian Equator, 9(4).

Sugihartono, M., Ghofur, M., & Satrio. (2016). Pengaruh padat penebaran yang berbeda terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan baung (Mystus nemurus). Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau, 1(1), 12–21.

Tang, U. M. (2003). Teknik budidaya ikan baung (Mystus nemurus C.V.). Kanisius.

Downloads

Published

2026-10-19

How to Cite

Tengku Muammar Luthfi, & Etti Sartina Siregar. (2026). Ancaman Konservasi Ikan Baung Disebabkan oleh Banjir Bandang di Sumatera tepatnya pada Daerah Labuhan Batu Utara - Studi Literatur. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(10), 6970-6076. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/8394