Manajemen Kegiatan Lintas Agama untuk Membangun Toleransi Mahasiswa HIMAPRODI SAA UIN Sunan Ampel
Keywords:
Kegiatan Lintas Agama, Manajemen Kegiatan, Toleransi MahasiswaAbstract
Penelitian ini membahas pengelolaan kegiatan lintas agama dalam menumbuhkan sikap toleransi mahasiswa HIMAPRODI Studi Agama-Agama (SAA) UIN Sunan Ampel Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada panitia dan peserta, observasi, serta dokumentasi. Kegiatan yang dikaji meliputi Dialog Lintas Iman bertema “Nurturing Diversity” dan kunjungan ke Pura Segara Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan mencakup tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Dialog lintas iman memberikan ruang bagi mahasiswa untuk bertukar pandangan dan memahami sudut pandang yang berbeda. Sementara itu, kunjungan ke rumah ibadah membantu mahasiswa mengenal secara langsung tradisi, ajaran, dan praktik keagamaan lain. Keterlibatan serta pengalaman peserta menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat memperluas pemahaman keagamaan, menumbuhkan keterbukaan, dan meningkatkan sikap saling menghormati di tengah perbedaan keyakinan. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan dana, benturan jadwal perkuliahan, dan partisipasi anggota yang belum merata. Secara keseluruhan, kegiatan lintas agama menjadi sarana pembelajaran melalui interaksi langsung yang dapat mendukung pemahaman antarumat beragama dan membangun lingkungan kampus yang lebih toleran.
References
Al Fariz, A. B., & Saloom, G. (2021). The effect of intellectual humility, multicultural personality, and religious orientation toward religious tolerance on students of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 7(1), 10–19. https://doi.org/10.19109/psikis.v7i1.6524
Ardi, R., & Budiarti, D. (2020). The role of religious beliefs and collective narcissism in interreligious contact on university students. Heliyon, 6(9), Article e04939. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e04939
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Mo’tasim, M., & Alfiatin, Y. (2024). Moderasi beragama dan kohesi sosial di perguruan tinggi: Kerangka strategis untuk mengembangkan sikap sosio-religius pada mahasiswa. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 14(2), 241–261. https://doi.org/10.54180/elbanat.2024.14.2.241-261
Muhid, A. (2020). Religious tolerance among college students: How it’s influenced by religious orientation and personality traits? HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal, 17(1), 55–63. https://doi.org/10.26555/humanitas.v17i1.12222
Mujahidin, E., Hafidhuddin, D., & Kusumah, F. S. F. (2021). Persepsi mahasiswa perguruan tinggi Islam mengenai toleransi antaragama. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(4), 601–612. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v10i4.6098
O’Brien, B. C., Harris, I. B., Beckman, T. J., Reed, D. A., & Cook, D. A. (2014). Standards for reporting qualitative research: A synthesis of recommendations. Academic Medicine, 89(9), 1245–1251. https://doi.org/10.1097/ACM.0000000000000388
Qomusuddin, I. F., Latifah, S., & Erihadiana, M. (2025). Determinants of students’ religious moderation in Indonesian Islamic higher education: A confirmatory factor analysis approach. Harmoni, 24(1), 128–148. https://doi.org/10.32488/harmoni.v24i1.816
Rukimin, R., Pahrudin, A., Koderi, K., & Fauzan, A. (2024). Developing a model for religious tolerance management among university students. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(4), 4984–4999. https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i4.3838
Rukiyanto, B. A., Christiani, T. K., & Almirzanah, S. (2025). Religious education to develop respect for plurality in Indonesia. Journal of Beliefs & Values, 46(2), 365–380. https://doi.org/10.1080/13617672.2024.2308982
Setiyani, W. (2018). Keragaman perilaku beragama. Yogyakarta: Dialektika.
Setiyani, W. (2021). Studi ritual keagamaan. Surabaya: Pustaka IDEA.
Setiyani, W., Effendi, M., & Yuldashov, S. O. (2022). Internalization of local traditional values in a plurality community: Interreligious relations in Sawangan, Magelang. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 30(2), 233–265. https://doi.org/10.19105/karsa.v30i2.6582
Thoyib, M. E., Degaf, A., Fatah, A. A., & Huda, M. (2024). Religious tolerance among Indonesian Islamic university students: The pesantren connection. Journal of Al-Tamaddun, 19(2), 239–250. https://doi.org/10.22452/JAT.vol19no2.16
UNESCO. (1995, November 16). Declaration of principles on tolerance. https://www.unesco.org/en/legal-affairs/declaration-principles-tolerance
Wulandari, S. K., Yasmin, A. R., Sugiarti, N. P. B., Komariah, S., & Hyangsewu, P. (2024). Menggali makna toleransi antar umat beragama dalam kerangka keselarasan sosial: Exploring the meaning of interfaith tolerance within the framework of social harmony. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 5(2), 281–296. https://doi.org/10.22373/jsai.v5i2.4845
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Fahrizal Makhid, Nandina Salsabillah, Wiwik Setiyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










